Oleh Udo Z. Karzi**
Buku
Iwan Nurdaya-Djafar. 2013. Pepatah-Petitih Lampung. Sukadana: Dewan Kesenian Lampung Timur. xiii + 105 hlm.
SASTRA juga disebut seni berbahasa dengan posisi yang sama dengan bentuk kesenian lainnya. Sastra tidak hanya dianggap sebagai alat penghibur, tetapi juga sebagai bentuk pengekpresian perasaan pengarangnya dengan menggunakan seni kebahasaan yang indah. Sastra dipertimbangkan sebagai karya seni karena pada pembangunan karya sastra para pengarangnya tidak memilih kata-kata secara acak tanpa memperhatikan nilai-nilai keindahan yang menjadi bagian wajib pada karya sastra. Seperti puisi, seorang penyair harus memperhatikan rima dan nada dari puisi yang dibangunnya dengan memilih kosakata yang tepat, sehingga karya sastra tersebut dapat menyampaikan apa yang menjadi tujuan pengarang tanpa harus mengurangi nilai bahasa.
Dalam khazanah sastra lama, berkembang sastra lisan yang karena kelisanannya jarang diketahui siapa pengarangnya atau pengarangnya yang tidak mau mengaku telah menciptakan karya sastra (?)
![]() | ||
Iwan Nurdaya-Djafar. 2013. Pepatah-Petitih Lampung. Sukadana: Dewan Kesenian Lampung Timur. xiii + 105 hlm.
SASTRA juga disebut seni berbahasa dengan posisi yang sama dengan bentuk kesenian lainnya. Sastra tidak hanya dianggap sebagai alat penghibur, tetapi juga sebagai bentuk pengekpresian perasaan pengarangnya dengan menggunakan seni kebahasaan yang indah. Sastra dipertimbangkan sebagai karya seni karena pada pembangunan karya sastra para pengarangnya tidak memilih kata-kata secara acak tanpa memperhatikan nilai-nilai keindahan yang menjadi bagian wajib pada karya sastra. Seperti puisi, seorang penyair harus memperhatikan rima dan nada dari puisi yang dibangunnya dengan memilih kosakata yang tepat, sehingga karya sastra tersebut dapat menyampaikan apa yang menjadi tujuan pengarang tanpa harus mengurangi nilai bahasa.
Dalam khazanah sastra lama, berkembang sastra lisan yang karena kelisanannya jarang diketahui siapa pengarangnya atau pengarangnya yang tidak mau mengaku telah menciptakan karya sastra (?)






