Showing posts with label penghargaan. Show all posts
Showing posts with label penghargaan. Show all posts

October 21, 2022

Dari Saburai 'Negarabatin' Jadi Nomine Penghargaan Sastra 2022

Oleh Maspril Aries

 

NEGARABATIN ada banyak di hamparan daratan Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) atau Provinsi Lampung. Tapi novel berjudul Negarabatin, Negeri di Balik Bukit" hanya ada satu karya Udo Z Karzi yang nama lengkapnya Zulkarnain Zubairi.

Negarabatin, Negeri di Balik Bukit karya Udo Z Karzi.

Novel karya mantan aktivis pers mahasiswa dari Surat Kabar Mahasiswa (SKM) Teknokra Universitas Lampung (Unila) masuk dalam daftar nominasi Penghargaan Sastra 2022 yang ditetapkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

October 20, 2020

Penyair Lampung Menang Kusala Sastra Khatulistiwa 2020: Inggit Kaget karena Tak Mendaftarkan Diri

Oleh Jelita Dini Kinanti



PENYAIR wanita Lampung Inggit Putria Marga berhasil menjadi pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa 2020 atas kumpulan puisi berjudul Empedu Tanah, Kamis (15/10). Kusala Sastra Khatulistiwa adalah ajang penghargaan bagi dunia kesusastraan Indonesia yang didirikan Richard Oh dan Takeshi Ichiki.

Ingggit tak pernah menyangka jika akan menjadi pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa 2020 untuk kategori puisi. Pasalnya, ia tidak pernah secara khusus mendaftarkan diri mengikuti ajang itu.

October 2, 2018

Hadiah Sastra Rancage & Upaya Ajip Rosidi Lestarikan Bahasa Daerah

Oleh Irfan Teguh


Tahun ini, Hadiah Sastra Rancage memasuki usia yang ke-29. Para penerima hadiah adalah pengarang yang menulis dalam bahasa Sunda, Jawa, Bali, Lampung, Batak, dan Banjar.

Penganugerahaan Hadiah Sastra Rancage 2017. FOTO/Pemprov Jabar

tirto.id - Dalam acara peringatan ulang tahun Ajip Rosidi yang ke-50 pada 1988, panitia membagikan buku berjudul Ajip Rosidi Setengah Abad yang berisi kumpulan tulisan para sahabat Ajip. Pada kesempatan tersebut, Ajip juga membagikan buku bertajuk Hurip Waras! yang isinya berupa dua memoar yang ditulis dalam bahasa Sunda. Pertama, tentang perjalanan hidup Ajip memasuki dunia sastra, dan kedua tentang Kongres Pemuda Sunda yang digagas olehnya.

September 8, 2014

Bersenyum Manis dari Pringsewu Raih Saidatul Fitriah 2014

BANDAR LAMPUNG, TRIBUN -- Endri Y, jurnalis harian Koran Editor, memenangkan Penghargaan Saidatul Fitriah 2014 dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung. Karya jurnalistiknya yang menelusuri fenomena pekerja seks komersial (PSK) di Pringsewu menyisihkan dua karya jurnalistik lain yang menjadi nominator.

Ketua AJI Bandar Lampung Yoso Mulyawan (kiri) menyerahkan Penghargaan
Saidatul Fitriah 2014 kepada Endri Y, jurnalis Koran Editor (tengah).
Bersamaan dengan itu, diserahkan pula Penghargaan Kamaroeddin 2014
kepada Udo Z Karzi (kanan).
Menurut Dewan Juri terdiri dari H.S. Tisnanta, Budisantoso Budiman, dan Fadilasari, Endri dalam berita berserinya mengabarkan secara berkelanjutan mengenai kondisi seorang PSK yang memutuskan berhenti menjalani aktivitasnya.


September 7, 2014

Zulkarnain Zubairi Raih Penghargaan Kamaroeddin

JURNALIS Lampung Post, Zulkarnain Zubairi, dianugerahi Penghargaan Kamaroeddin oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung dalam malam puncak HUT ke-20 AJI, Sabtu malam, di Kafe Rumah Putih, Gotongroyong, Bandar Lampung.

Ketua Juri Tisnanta mengatakan Zulkarnain Zubairi dipilih sebagai pemenang karena berkontribusi besar terhadap perkembangan karya jurnalistik bertema budaya Lampung. Jurnalis yang juga biasa disapa Udo Z. Karzi ini juga dinilai konsisten dalam menggerakkan penulis muda di Lampung untuk berkarya, terutama menyangkut aspek lokalitas Lampung.

Udo Z Karzi Raih Kamaroeddin Award 2014

Oleh Budisantoso Budiman


JURNALIS, penulis sekaligus pegiat seni dan budaya khususnya sastra dan bahasa Lampung Zulkarnain Zubairi (Udo Z Karzi) meraih Kamaroeddin Award 2014 yang diberikan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung pada Malam Refleksi 20 Tahun AJI sekaligus penganugerahan penghargaan, di Kafe Merah Putih Bandarlampung, Sabtu (6/9) malam.

Udo Z Karzi (tengah) saat menerima Kamaroeddin Award 2014
diserahkan wakil keluarga Alm Kamaroeddin, di Bandarlampung,
Sabtu (6/9) malam. (FOTO: ANTARA LAMPUNG/Budisantoso Budiman)
Dewan juri menilai, Zulkarnain Zubairi konsisten sebagai jurnalis dan penulis yang tidak hanya mampu menuliskan dan mengangkat problematika sosial politik dan kemasyarakatan dengan kemampuan jurnalistik yang dipunyai, tapi juga konsisten dalam berkiprah mengangkat budaya Lampung khususnya bahasa dan sastra Lampung yang terancam punah, sehingga tetap menjadi lestari, berkembang, dikenal publik dan eksis sampai saat ini.


Udo Z. Karzi Raih Penghargaan Kamaroeddin

BANDARLAMPUNG - Zulkarnain Zubairi atau yang lebih dikenal dengan Udo Z. Karzi meraih Penghargaan Kamaroeddin pada malam refleksi 20 tahun Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung yang digelar di Kafe Rumah Putih yang beradi di Kelurahan Gotongroyong, Tanjungkarang Pusat, tadi malam.

Dia dinilai memiliki konsistensi sebagai budayawan Lampung. Udo Z. Karzi menyisihkan nominator lainnya dalam meraih penghargaan tersebut, yakni Iswadi Pratama, LBH, S.B. Laila, dan Uki M. Kurdi.