November 29, 2011

Kayu Hara Khas Lampung Kini Langka

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Pohon kayu hara atau yang sering disebut pohon madu adalah salah satu tumbuhan khas Lampung yang kini hampir punah.

Perbuatan warga yang tidak bertanggung jawab telah membuat spesies ini menjadi sangat sulit ditemui warga Lampung, bahkan banyak yang tidak mengenal pohon ini.

Ketua dan Pendiri Taman Kupu-Kupu Gita Persada Yayasan Sahabat Alam, Herawati Soekardi, menjelaskan pohon kayu hara ini adalah tumbuhan liar di hutan-hutan Lampung ini.

Kini jumlah pohon ini sangat terbatas karena selama ini masyarakat berpendapat bahwa tanaman ini tidak dapat dibudidayakan.

"Warga mengatakan tanaman ini hanya bisa tumbuh secara alami," kata Herawati saat ditemui Lampung Post pada pencanangan Program Wali Pohon Lampung di Taman Kupu-Kupu Bandar Lampung, Senin (28-11).

Warga yang memanfaatkan tanaman ini untuk mengambil kayu pohon, tanpa menanam kembali karena dianggap tidak dapat dibudidayakan. Namun, setelah mengadakan penelitian selama 10 tahun terhadap pohon madu ini, akhirnya dosen biologi pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unila ini berhasil membudidayakan tanaman khas Lampung tersebut.

Bersama suaminya, dia awalnya menggunakan media pasir untuk membudidayakan tanaman ini. Namun, sekarang dia merekomendasikan cara stek jika ingin memperbanyak pohon madu.

Herawati menjelaskan karakteristik pohon ini, yaitu berkulit kayu putih, dengan tinggi pohon bisa mencapai 50 meter. Diameter pohon bisa mencapai 1 meter, daun berukuran lebar dengan buah pohon yang kecil-kecil dan disukai monyet.

"Ada kalanya pohon ini meranggas dan saat pohon meranggas, lebah sangat menyukai keadaan itu," kata Herawati.

Meranggas adalah keadaan pohon yang menggugurkan daunnya sendiri. (MG4/K-2)

Sumber: Lampung Post, Selasa, 29 November 2011

1 comment: