May 15, 2011

[Buku] Asyik Berprestasi ala Anak Smanda

Judul: Buku Penting SMA

Penulis: Awan, Farel, Darmawan, Rinta, dan Aisya

Penerbit: Good Idea

Cetakan: I, April 2011

Tebal: 168 halaman

COBA kita pikir, berapa banyak dari kita yang sudah memplot cita-cita saat usia kita memasuki fase SMA? Kata lainnya, berapa banyak dari kita yang sejak SMA sudah punya cita-cita nanti mau jadi apa? Mungkin ada, tapi hakulyakin masih sedikit. Mengapa? Sebab, model pendidikan kita masih terkungkung pada nilai yang tertera di rapor dan ijazah; tidak mengindahkan setiap potensi pada diri siswa. Padahal, masa SMA itu fase penting untuk menentukan masa depan. Siapa yang sudah merencanakan diri dengan baik di masa itu, peluang untuknya sukses pasti lebih besar? Kok bisa begitu? Ya sudah pasti karena perencanaan itu adalah awal dari keberhasilan.

Meskipun Gusti Allah yang menentukan kadar baik dan buruknya masa depan seseorang, mereka yang berikhtiar dengan baik sudah tentu modal untuk sukses lebih besar ketimbang person yang tak menyiapkannya sama sekali.

Progres menuju masa kuliah, bekerja, atau aktivitas lain selepas SMA memang tidak cuma ditentukan dengan perencanaan an sich dengan menata secara akademis. Itu mesti ditunjang dengan sikap, kepribadian, pekerti dalam pergaulan, santun terhadap guru, luwes dalam bermasyarakat, dan sebagainya.

Nah, untungnya, semua item itu tersaji lengkap dalam buku yang sedang diketengahkan dalam kolom resensi buku ini. Buku ini asyik. Asyik karena proximity-nya yang lekat dengan anak SMA, asyik karena cukup komprehensif, asyik karena bahasanya gaul tapi berbobot, asyik karena sentilannya lucu, dan asyik karena enak dibaca dan gurih diresapi maknanya.

Soal kiat belajar, bagaimana memanfaatkan waktu, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan keinginan, menata hati dalam "berpacaran", sampai kiat asyik belajar serta membina hubungan "mesra" dengan guru. Yang utama tentu saja, buku ini mampu membimbing pembacanya ke arah masa depan yang lebih baik.

***

Adalah lima anak cerdas SMAN 2 Bandar Lampung yang menulisnya. Kelimanya ialah Muhammad Ikhwan Hastanto, Fahrell Febbrio Giovanny, Muhammad Darmawan Cherlanda, Rinta Wulandari, dan Aisya Rachmadieny. Awalnya mereka menjalani seleksi draf oleh penerbit Good Idea yang pemiliknya kebetulan alumnus Smanda juga tahun lulus 1985. Mereka terpilih dari seratusan naskah yang masuk.

***

Kekuatan buku ini ada di semangatnya. Mereka mampu menyajikan apa yang anak SMA butuhkan, tanpa menafikan sisi remaja mereka yang kental. Maka itu, membaca buku ini ibarat mengurai neuron-neuron saraf semasa SMA. Penggambaran kelima anak cerdas ini begitu detail karena mereka memang memotret peristiwa yang lekat dengannya.

Sebagai sebuah buah karya intelektual, apresiasi yang pertama mesti dihaturkan. Bagaimanapun teramat jarang ada anak SMA yang mampu menulis buku nonfiksi dengan bagus. Sebuah penghargaan juga mesti dilontarkan buat Good Idea sebagai penerbit yang mau "berjudi" dengan menerbitkan buku ini. Maka itu, buat semua anak SMA, Smanda maupun bukan, ini buku yang bagus buat dimiliki. Seperti "ancaman" para penulisnya, belilah buku ini, jangan pinjam! Ada-ada saja.

Adian Saputra
, asred Bahasa Lampung Post, alumnus Smanda tahun 1997

Sumber: Lampung Post, Minggu, 15 Mei 2011

No comments:

Post a Comment